Daily notes : From a murderer to a saint !

 

St Paul (he was formerly called Saul) lived as a persecutor and a murderer of Christians and a destroyer of the church of God. He then began to preach that Jesus of Nazareth is the Jewish Messiah and the Son of God.   He writes in his epistle to the Galatian church (located in the highlands of central Anatolia (Ankara) in modern Turkey).

 “I want you to know, brothers and sisters, that the gospel I preached is not of human origin. I did not receive it from any man, nor was I taught it; rather, I received it by revelation from Jesus Christ.”( Galatians 1 : 11-12)

The question is why would Jesus have had chosen Paul to be His apostle in his first century world? Couldn’t Jesus find someone else who was better than Paul? It is evident that God may choose anyone regardless of his/her background/race to serve Him and to be His representative for His Kingdom.  Those who are willing to submit and obey His calling will be equipped to work and to accomplish His great plans on this earth.

 

Catatan harian : Dari seorang pembunuh menjadi rasul

Rasul Paulus ( awalnya bernama Saulus ) hidup sebagai penganiaya, pembunuh orang –orang Kristen serta perusak gereja-gereja mereka. Dia mulai mengabarkan berita injil Tuhan Yesus sebagai utusan dan anak tunggal Allah setelah mengalami “pertemuan” dengan Yesus dalam perjalanannya ke Damaskus dan dia menjadi buta sesaat. Dalam surat-suratnya pada jemaat-jemaat di Galatia dia menuliskan :

Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus. ( Galatia 1:11-12).

Pertanyaannya adalah kenapa Yesus menunjuk seseorang seperti Paulus untuk menjadi pengabar injil? Tidakkah Yesus dapat mencari orang lain yang hidup dan latar berlakangnya jauh lebih baik ? Ini adalah suatu bukti bahwa Tuhan memilih orang-orang untuk melayaniNya bukan berdasarkan latar belakang/kultur/pendididikan derajat dll.  Mereka yang ingin, patuh dan mengabdi pada Tuhan akan dilengkapi untuk menjalani pekerjaan dan rencana besar Allah di bumi ini.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s