Teach me dear Lord

In English and bahasa (Indonesian)

“ Teach me dear Lord “ is a prayer spoken from the deep part of a man’s heart. It is inspired by a desire to know God more and to understand His character, His love and His power. A man whose  intention is to grow spiritually in Christ and to be conformed to His image, he will be led to walk on  the path that has been prepared and predestined in Christ Jesus.  He will go far in his life to fulfil his calling. A thought of his loving Father in heaven who sacrificed His Son on the cross for the world is always in his mind.  He has been made righteous through the blood and forgiveness of his sins. God the Father has qualified him to be partaker of the inheritance of the Saints in the light. He is complete in Christ Jesus.

Christ in us is the hope of glory, the mystery of God which has been hidden from ages and from generation has been revealed to all His Saints (Colossians 1 v 26-27).

The Holy Spirit is a wonderful teacher who is always ready to give and to guide us anytime we ask. But we must acknowledge His authority and respect His presence. He is the Spirit who resurrected Jesus from death and He is now living in us. He reveals the knowledge and the revelation of Christ’s resurrection power to those who are willing to seek and receive it.

Jesus said “ When He, the Spirit of truth, has come, He will guide you into all truth.”

The Holy Spirit is the Spirit of Truth. His work is to express and uphold the Truth. He is the highest gift that Jesus could ask His Father for the elevation of His people. It is by the Spirit that the heart is made pure. The preaching of the Word will not bear fruits without the continual of attendance and the help of the Holy Spirit. Only when the Truth is accompanied to the heart by the Spirit it will quicken the conscience and transform the life.

There are many who profess and believe the Lord’s promises, they talk about Christ and about the Holy Spirit but yet receive no benefit. They do not submit and surrender their souls to be controlled and guided by Him. We cannot use the Holy Spirit. He is to use us. Through the Spirit, God works in His people “ to will and to do for His good pleasure”(Philippians 2 :13).

Jesus and His teaching were rejected by the Jewish leaders, the Scribes and the Pharisees. Though they had studied the prophecies of the coming Messiah for centuries but they had done this without a spiritual discernment. The pride of their hearts and of their reputations rejected the Truth. Their prejudices hindered the spread of the light that God had intended to bring people out of the darkness.

There is always a lesson to be learned everyday by Christ’s followers as they grow in grace. We must continue holding fast the word of life with the spiritual wisdom and understanding and never let it go of our hearts. This shall bear fruits in due time.

Jesus said “If you abide in Me and my words abide in you, you will ask what you desire and it shall be done for you”.

The world is passing away and the lust of it but he who does the will of God abides forever.  

Ajari aku Tuhan

“ Ajari aku Tuhan “ adalah doa yang diucapkan dari lubuk hati seseorang.  Terinspirasi oleh keinginan untuk lebih mengenal Allah and mengerti kharakter, kasih dan kuasa-Nya.

Seseorang yang memilki keinginan untuk bertumbuh dalam Kristus dan menjadi seperti Dia akan mendapat bimbingan untuk dapat melangkah pada jalan  yang telah disiapkan untuknya dan telah direncanakan baginya dalam Kristus.

Dia akan dapat melangkah jauh untuk memenuhi panggilan Allah dalam hidupnya. Pemikiran tentang kasih Allah Bapa di Sorga yang telah mengorbankan AnakNya yang tunggal di kayu salib untuk dunia selalu ada dalam fikirannya. Dia telah dibenarkan dihadapan Allah melalui darah Kristus dan pengampunan atas segala dosa-dosanya. Dia berhak menerima bagian atas segala warisan yang telah diberikan kepada orang-orang mulia dalam terang Kristus dan hidupnya telah lengkap dalam Kristus.

Kristus adalah pengharapan akan kemuliaan. Rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya (Kolose 1:26-27).

Roh Kudus adalah pengajar yang baik yang selalu siap memberi bimbingan kapanpun apabila kita memohon padanya. Namun kita harus dapat memahami otoritas dan menghargai keberadaanNya. Dia dalah Roh yang membangkitkan Kristus dari kematian dan sekarang Dia berada dan hidup dalam hati dan jiwa kita.

Dia mengajarkan pengertian dan hikmat akan kuasa kebangkitan Kristus  pada mereka yang benar-benar mau mencari dan menerimanya.

 Yesus berfirman “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran”.

Roh Kudus adalah Roh kebenaran yang bekerja untuk menjadi saksi dan menegakkan kebenaran Allah. Dia adalah pemberian terbesar yang Yesus minta dari Allah Bapa di Sorga bagi orang-orang beriman dan pengikutNya.

Oleh kerja Roh Kuduslah hati kita dimurnikan. Penyebaran firman Allah tidak akan membawa hasil tanpa bantuan dan keberadaan Roh Kudus. Hanya pada saat kebenaran ditanamkan dalam hati seseorang dengan kuasa-Nya maka akan membangkitkan jiwa dan merubah kehidupan.

Banyak mereka yang percaya dan mengakui segala janji-janji Tuhan, berbicara tentang Kristus dan Roh Kudus namun tak mendapatkan perubahan dalam kehidupan mereka. Hal ini disebabkan karena mereka belum bersandar sepenuhnya untuk dibimbing dan diarahkan oleh Dia. Kita tak dapat memakai Roh Kudus namun Roh Kuduslah yang memakai kita.

Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya ( Filipi 2 :13)

Yesus dan segala ajaranNya ditolak oleh para pemimpin Israel bangsa Farisi. Walapun mereka telah mempelajari segala nubuatan dalam alkitab selama ratusan tahun tentang kedatangan Jurus Selamat manusia namun mereka melakukan hal ini tanpa pengertian Roh.

Kebanggaan diri dan reputasi yang mereka miliki membuat mereka berkeras hati dan menolak kebenaran. Prasangka buruk dan iri hati menghalangi  pekerjaan Allah dalam menyebarkan kasih dan terang pada dunia, yang ditujukan untuk membawa manusia keluar dari kegelapan dan dosa-dosa.

Selalu ada pelajaran/hikmah yang dapat diambil dalam pengalaman hidup sehari-hari bagi pengikut Kristus yang ingin bertumbuh dalam kasih.  Kita harus terus berpegang erat dan tanamkan dalam hati  firman-fiman kehidupan dengan hikmat dan pengertian rohani dan jangan pernah sampai terlepas.  Maka hal ini akan membawa hasil dan berbuah pada waktunya.

Yesus berfirman  “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s