HE is so gentle

(In English and Indonesian languages)

In a time of confusion he speaks, in a time of uncertainty he shows the way, in a time of doubt in heart he whispers the word of God. Gentleness is his character. The heart that surrenders to him and obeys to his directions will always be clothed with hope.  The word of God is his breath, it releases power that gives clarity, assurance, security and peace to those who believe him. A faithful teacher, a comforter and a helper for all of us. 

He was there before the heaven and earth were created. He walked with Moses to lead over 600,000 children of Israel out of Egypt. He opened Isaiah’s mouth and the anointing of God was upon him to prophesy of the coming of Jesus Christ, the Son of God, the holy one who would heal the brokenhearted, who would proclaim liberty to the captives and to release those who are bound.

He is the one who brought Ezekiel to the valley of dry bones. He instructed Ezekiel to prophesy to those bones to live. “ O dry bones hear the word of God”. Soon after the prophecies were spoken suddenly there was a noise, rattling and the bones come together. The sinews and the flesh came upon them, the breath came into them and they live stood upon their feet an exceedingly great army.

In the Jordan river when Jesus was baptised by John the Baptist the heavens were opened to Jesus. The Spirit was descending like a dove and alighting upon Jesus. The voice of God the father was heard saying “this is my beloved Son in whom I am well pleased”.

How long should we continue rely to on our own efforts?  How far should we continue walking on our own abilities?  He comes to testify the fullness of Christ. He gives wisdom and understanding to those who are willing to hear his voice. He speaks the only TRUTH that gives lives to all who seek him. He reigns in the heart of believers who honour his presence. He doesn’t force his way to those who are not willing to receive him.

Often I experience of him speaking through visions and dreams to reveal a heavenly plan so I can pray. When we draw near to him, he will draw near to us. When we rely on him, he is faithful to help us. He searches our heart, he reads our mind and he sees our desire. If they are opposing his way, he quickly reminds us to turn our back from it so we won’t fall.  He put something in our heart to pray though sometimes we don’t know why and how to pray about it. All he wants is our obedience and receptive heart to follow his instruction.

Don’t we want more of him? Shouldn’t we just allow him to continue reigning in our heart? He is sent from heaven to reveal the things in spirit so we might know what God has freely given to us.

In Christ, he is the  guarantee of our inheritance after we heard the message of truth the gospel of our salvation and believed it, we were marked and sealed in him until the redemption of those who are God’s possession.

John 16 : 13-14

However, when He, the Spirit of truth, has come, He will guide you into all truth; for He will not speak on His own authority, but whatever He hears He will speak; and He will tell you things to come. He will glorify Me, for He will take of what is Mine and declare it to you.

He is the Spirit of God, The Spirit of truth who leads us to walk in truth, to understand and to obey the truth. He is the Holy Spirit and He is so gentle….

Dia begitu lembut

Pada saat kita bingung Dia berbicara, pada saat kita merasa tak tenang dan hilang arah Dia tunjukan jalan, pada saat kita ragu Dia membisikan firman Allah di hati kita. Lemah lembut adalah kharakter yang Dia miliki.  Hati yang berserah padaNya dan patuh akan bimbinganNya akan selalu diselimuti oleh harapan dalam kasih. Firman Allah adalah nafasNya yang melahirkan kuasa yang dapat memberikan kejelasan, rasa tentram, rasa tenang, rasa aman dan damai di hati mereka yang percaya. Dia adalah pengajar, penghibur dan penolong bagi kita semua.

Dia  ada sebelum sorga dan bumi diciptakan. Dia berjalan dengan Musa untuk membawa  lebih dari 600,000 orang-orang Israel  keluar dari Mesir. Dia membuka mulut Yesaya dan mengurapinya dan bernubuat tentang kedatangan Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah yang kudus yang akan menyampaikan   kabar baik kepada orang-orang sengsara,  merawat orang-orang yang remuk hati, memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung  dalam penjara kehidupan.

Dia yang membawa Yehezkiel ke lembah yang dipenuhi dengan tulang –tulang kering. Memerintahkan Yahezkiel untuk bernubuat atas tulang –tulang kering untuk hidup kembali. “ Hi tulang-tulang yang kering dengarkanlah firman Tuhan.” Segera setelah nubuat-nubuat  diucapkan maka terdengar suara derak  tulang-tulang yang bertemu satu sama lain, dan urat serta daging dan kulit melapisinya,  bernafas dan hidup kembali  menjadi tentara yang besar.

Di Sungai Yordan pada saat Yesus selesai dibaptis oleh Yohanes pembaptis langit terbuka dan Dia turun seperti burung merpati  ke atasNya diringi dengan suara Allah Bapa yang mengatakan “ Inilah Anak-Ku yang Kukasihi dan kepada-Nyalah aku berkenan”.

Seberapa lama kita terus mengantungkan hidup kita pada usaha dan daya upaya sendiri ? Seberapa jauh kita terus berjalan dengan mengandalkan pada kemampuan sendiri? Dia datang untuk memberikan kesaksian pada umat manusia tentang kebenaran anak tunggal Allah Yesus Kristus. Dia memberikan hikmat dan pengertian sorgawi pada mereka yang bersedia mendengar suara lembutnya. Dia hanya berbicara tentang kebenaran yang memberikan kehidupan dalam Kristus bagi mereka yang benar-benar mencariNya. Dia bertahta dan memerintah di dalam hati orang-orang percaya yang menghormati keberadaanNya dan kehadiranNya, namun tak pernah memaksakan kehendakNya pada mereka yang menolak untuk menerimaNya.

Seringkali saya alami Dia berbicara melalui penglihatan dan mimpi untuk menyampaikan rencana Sorgawi. Pada saat kita mendekatkan diri, Dia kan lebih dekat lagi dengan kita. Pada saat kita bergantung padaNya Dia akan setia membantu kita. Dia dapat meneliti hati kita, mengetahui pikiran kita dan melihat kerinduan dan keinginan di hati kita. Apabila hal ini bertentangan dengan jalanNya Dia mengingatkan kita untuk bertolak dan menghindari hal-hal tersebut agar kita tidak jatuh.

Dia menyelipkan sesuatu di hati kita agar kita dapat berdoa walaupun kadang kita tidak tahu kenapa, bagaimana dan untuk apa. Yang Dia inginkan adalah kepatuhan dan hati yang terbuka untuk terus melangkah dan mengikuti segala perintahNya.

Tidakkah kita menginginkan kehadiranNya lebih lagi ? Tidakkah seharusnya kita biarkan dia bertahta dalam hati kita selamanya?

Dia dikirim dari Sorga untuk menunjukan pada kita segala sesuatu dalam roh agar kita tahu dan mengerti apa yang Allah Bapa di Sorga telah sediakan bagi kita.  Setelah kita mendengar firman kebenaran yaitu injil keselamatan bagi kita dalam Kristus dan kita percaya akan janji-janji Kristus maka Dia yang telah memateraikannya.

 Yohanes 16 :13-14

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.

Dia adalah Roh Allah, Roh kebenaran yang telah memimpin kita semua berjalan dalam kebenaran, mengerti akan kebenaran dan mematuhi kebenaran.  Dia adalah Roh Kudus dan Dia begitu lembut…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s